Esports Sebagai Sumber Pendapatan dan Pekerjaan Baru Bagi Generasi Milenial

Media Analis Indonesia, Tegal – Electronic sports (Esports) ialah jenis olahraga electronik yang berasal dari dunia game, nah baru-baru ini Esports sudah menjadi cabang olahraga baru yang telah diakui pada bulan Agustus tahun 2020 oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), hal itu disampaikan langsung pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KONI 2020.

Tidak hanya dijadikan cabang olahraga, Esports juga dapat menjadi ladang baru dalam hal meraup pendapatan, banyak kaum muda atau kaum milenial yang terjun langsung di dunia Esports ini, baik menjadi atlet Esports, mendirikan tim Esports, bahkan bekerja di dalam industri ini sebagai CEO, General Manager (GM), Human Recources, ahli Keuangan dan Hukum, serta manajer divisi, karyawan dan brand ambasador.

Read More

Tidak bisa kita pungkiri lagi bahwa perkembangan teknologi dan zaman telah merubah semua aspek kehidupan, lapangan pekerjaan baru teruslah bermunculan yang dulu bahkan kita tidak pernah terpikirkan, nah contohnya saja sekarang dengan adanya industri game online/Esports dengan adanya industri ini semakin membuka pilihan baru untuk melanjutkan karir bagi generasi milenial atau generasi yang akan datang , kenapa kaum milenial?, karena kaum mileniel identik dengan kemajuan teknologi, dan mereka bisa mengunakan gadget mereka untuk berselancar di internet kurang lebih selama 7jam dalam kurun waktu 1 hari.

Mungkin kalian akan bertanya-tanya dari mana sih sumber pendapatan Esport berasal?, kita garis bawahi disini dulu ya bahwa pendapatan yang saya tulis dibawah merupakan pendapatan suatu tim Esport, dan pada dasarnya Esport adalah olahraga yang biasanya dalam bentuk tim.

1. Turnamen

Seperti banyak cabang olahraga lainnya, Esports juga memliki kompetisinya tersendiri baik diselengarakan secara resmi (official) bahkan pihak ketiga pun bisa membuat suatu kompetisi, semakin sering suatu tim ikut dan menang dalam suatu turnamen maka pendapatan yang dihasilkan juga akan semakin besar, Hadiah yang besar juga tidak lepas dari phak sponsor yang berani jor-joran memberikan hadiah dan turut andil dalam perhelatan suatu kompetisi, bahkan tercatat total hadiahnya bisa mencapai Rp503 miliar

2. Sponsorship

Sponsor merupakan salah satu sumber pendapatan terbesar dan paling penting dalam Keberlangsungan suatu tim esports, nilainya fee dalam perjanjian sponsor bermacam-macam bisa jadi dalam bentuk uang tunai atau peralatan pendukung keberlangsungan industri ini

3. merchandise

Sama dengan cabang olahraga lainnya, esports juga menjual merchandise, misal jersey tim, topi, sepatu, kaos dan lain lain sebagainya meski tidak sebesar sponsorship, meski pedapatan dai berjualan produk merchandise ini tidak sebesar sponsorship namun hal ini juga dapat membatu dalam keuangan tim menjadi lebih baik

4. Konten dan Live streaming

Pemasukan utama tim esports saat ini 90% ditopang oleh sponsorship. Tetapi, seiring dengan banyak munculnya tim-tim esports baru bermunculan, dimana keuangan mereka tidaklah sekuat tim-tim yang sudah matang dikarenakan perbedaan nilai dan jumlah sponsor yang masuk, jadi mereka harus mengakali dengan pemasukan yang lain seperti dengan membuat konten atau karya di jejaring internet melalui bentuk video, dimana mereka mengunggah karya meraka di kanal Youtube dan memonetize (diuangkan) untuk menghasilkan uang agar tim tersebut dapat terus bertahan meski nilai sponsornya sedikit.

Lihatlah sumber pendapatan yang diperoleh dari suatu tim esports, sangat mengiurkan bukan?, sebetulnya masih ada lagi sumber pendapatan yang didapat dari tim esports, misalnya saja para investor menanamkan saham dan menjadikan tim esports tersebut Go public, dimana mereka juga ikut di bursa efek yang menjadikan tim tersebut dapat dimiliki masyarakat luas.

Nah misalkan kamu merasa kurang berbakat atau tidak memiliki keterampilan kompetitif dalam hal bermain game, namun anda masih suka bermain video game,jangan khawatir anda dapat memulainya dengan membuat karya dan menjadi konten creator gaming dan anda masih dapat menyalurkan hobi bermain video game, selain hobi kamu terpenuhi dan tercukupi kamu juga masih bisa mendapatkan pundi pundi uang dari menjadikan konten creator gaming melalu kanal Youtube dll.

Jadi kesimpulan yang dapat kita ambil dari artikel di atas bahwasannya kemajuan ilmu dan teknologi sekarang sangat lah pesat dimana terdapat lapangan pekerjaan baru bagi khalayak ramai dan cakupannya lebih luas, contohnya saja Esports, anda tidak perlu ijazah tinggi untuk menjadi atlet Esports, cukup dengan keahlian dan keterampilan yang mumpuni untuk berkompetisi, dan tidak hanya atlet, kamu juga dapat berperperan didalamnya baik sebagai CEO, General Manager (GM), Human Recources, serta ahli Keuangan dan Hukum, bahkan kamu dapat memiliki beberapa saham dari beberapa Tim esports yang terkenal seperti Astralis Group, DEWA UNITED, PSG dll sebagainya. Benar-benar investasi yang sangat mengiurkan.

(Oleh: Achmad Khairrul Huda
Mahasiswa Prodi Akuntansi
Universitas Pancasakti Tegal) 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *