Seorang Warga Labuhanbatu Berstatus PDP Dirujuk ke RSUP H Adam Malik Medan 

Media Analis Indonesia, Labuhanbatu – Seorang warga Kabupaten Labuhanbatu berinisial IN (22), yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP), beralamat di Jalan Padi, Gang Setia, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Rantau Utara, Minggu malam (19/4/2020), sekira pukul 20.45 WIB, dirujuk dan diberangkatkan oleh pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rantauprapat ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik Medan.

Informasi yg diperoleh di RSUD Rantauprapat menyebutkan, pada Sabtu malam (18/4/2020), sekira pukul 21.30 WIB, IN merasakan sakit di dadanya dan mengalami sesak nafas. Khawatir atas hal tersebut, IN bergegas ke RSUD Rantauprapat guna mendapatkan penanganan medis.

Read More

Berdasarkan hasil Tes Cermo Skinner, suhu tubuh IN 36,08° C. Hal itu dinyatakan normal, dan pihak RSUD Rantauprapat mengizinkan IN untuk pulang ke rumahnya.

Namun, karena merasakan gejala yang sama (sesak nafas), Minggu (19/4/2020), sekira pukul 10.00 WIB, IN kembali lagi ke RSUD Rantauprapat.

Selanjutnya dilakukan lagi pemeriksaan Tes Cermo Skinner. Suhu tubuh IN mengalami kenaikan mencapai 38,08° C. Kemudian dilakukan dua kali Ravid Test dan IN dinyatakan berstatus sebagai PDP dan belum diketahui atau belum bisa dinyatakan positif terpapar Covid-19.

Untuk penanganan lebih lanjut, dan untuk mengetahui apakah IN positif terpapar Covid-19, pihak RSUD Rantauprapat kemudian merujuk dan memberangkatkan IN ke RSUP H Adam Malik Medan.

Sebelumnya, beredar informasi melalui pesan berantai di aplikasi WhatsApp (WA) di Kota Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Minggu (19/4/2020).

Dalam pesan berantai yang diambil dari tangkapan layar di telepon selular itu disebutkan, adanya pasien positif Covid-19 di RSUD Rantauprapat.

Si pemilik akun WA itu mengimbau agar masyarakat berhati-hati. Hindari dan tidak panik. Tetap menjaga jarak, rajin cuci tangan dan selalu pakai masker.

Direktur RSUD Rantauprapat, dr Syafril R Maulana Harahap SpB.

Menanggapi informasi tersebut, Direktur RSUD Rantauprapat, dr Syafril R Maulana Harahap SpB mengatakan, untuk memastikan positif atau tidaknya seorang pasien terpapar Covid-19 harus melalui tes swab.

Dia menyebutkan bahwa pasien berinisial IN yang diisukan positif Covid-19 tersebut, masih berstatus PDP.

“Malam ini tadi pasien tersebut sudah kita rujuk dan berangkatkan ke Medan,” ucapnya saat dihubungi wartawan melalui telepon selular, Minggu malam (19/4/2020).

(Zu)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *