Diduga Korupsi Dana Desa Ratusan Juta, Kades Pir Trans Sosa II Dilaporkan ke Kejari Palas

  • Whatsapp
Perwakilan Tokoh Masyarakat Desa Pir Trans Sosa II Kecamatan Huragi saat mengantar Laporan  di Kantor Kejaksaan Negeri Palas

Media Analis Indonesia, Palas – Sejumlah perwakilan dari tokoh masyarakat, Pemuda dan Agama serta perangkat Desa Pir Trans Sosa II, Kecamatan Hutaraja Tinggi, kabupaten Padang Lawas (Palas), Provinsi Sumatera Utara (Sumut), melaporkan Kepala Desa,  ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Palas atas dugaan Korupsi Dana Desa.

Kades Pir Trans Sosa II dilaporkan atas kasus dugaan Korupsi DD untuk tahun anggaran 2019, 2020 dan 2021 ini dengan total kerugian negara mencapai ratusan juta rupiah.

Read More

Menurut Kapolda, salah satu tokoh masyarakat yang diberikan masyarakat kuasa untuk melaporkan dugaan korupsi DD tersebut saat ditanya wartawan menuturkan, laporan dugaan Korupsi DD yang diserahkan ke pihak Kejaksaan merupakan dokumen Laporan Hasil Permusyarawatan didesa kami yang sebelumnya telah melakukan musyawarah desa Minggu (18/07/2021) ( penyelesaian pengelolaan anggaran desa tahun 2019, 2020, dan 2021) terhadap Kades Sukardoyo.

Dan berdasarkan hasil musyawarah tersebut, diketahui sejumlah item pekerjaan tidak tuntas diselesaikan, seperti pengadaan suond system tahun 2019, tidak sesuai dengan barang yang ada,  hingga saat ini progresnya diperkirakan belum tuntas, semua dugaan itu telah kami serahkan kepada kejari palas, katanya.

Selain itu, dana desa tahun 2021 ini, tahap 8% dan tahap 32 %, juga diduga terjadi penyelewengan, ungkap Kapolda

“Dalam Laporan kami ke kejari palas itu hasil musyawarah desa kami ada beberapa item temuan terkait pengelolaan dana desa, sambung Kapolda, yang jelas penelolaannya tidak beres

Selain itu, pada tahun 2020 ada pula BLT yang belum dibayarkan dan hutang terhadap kas desa, waktu Musyawarah tersebut kami sepakat agar itu cepat diselesaikan, ” tuturnya.

Sementara terkait item lainnya, jelas Kapolda, sudah termuat semuanya dalam dokumen laporan  kami yang telah diserahkan ke pihak Kejari Palas.

“Selain beberapa item itu, masih banyak temuan  lainnya yang belum termuat dalam Laporan yang kami laporkan yang sudah kami serahkan ke Kejaksaan, ” pungkasnya.

Sementara, itu dari Pihak Kejari Palas yang menerima laporan dugaan korupsi dana desa tersebut, Kasi Intel Kejari Palas Muhardani Budi Septian, SH, mengatakan Akan kita proses sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Kata kasi intel Kejari Palas.

Dikesempatan lainnya Kades Pir Trans Sosa II, Selasa (27/07/2021) Sukardoyo ketika di hubungi awak media lewat WhatsAppnya, terkait dirinya telah dilaporkan masyarakatnya ke Kejari Palas Mengatakan, Sabar ya bos,,,,kalau udah ada titik terang nanti kita kabari rekan² dari pers bang, Kita terima aja bos, namanya laporan kan bebas bos, kata Kades.

“2021 tahun berjalan. Kita belum bisa membuat laporan bos, kalau belum akhir tahun. 2020 blt itu bos orang yang dapat blt ternyata terdaftar di BST. kan enggk mungkin bantuan itu dabel kita bagikan. Dan Sudah bos. bahkan di kecamatan. itu kita silpa lan bos”, sebut kades.

Dilanjut kades, Biar di proses dulu ya bos di kejaksaan. kan laporanya di kejaksaan, pungkas kades lewat pesan singkatnya. (081/082)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *