IPPA Apresiasi Kepedulian Rektor UMJ yang Siap Berikan Beasiswa pada Atlet Bulu Tangkis

  • Whatsapp

Media Analis Indonesia, Jakarta – Koordinator Indonesia Public Policy Assembly (IPPA) Muara Torang Hadomuan Siregar, mengapresiasi respon positif, Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Dr. Ma’mun Murod, yang siap memberikan beasiswa kepada Greysia Polii dan Apriyani Rahayu yang Telah mengharumkan Nama Bangsa Indonesia dengan Keberhasilannya meraih Medali Emas dalam Cabor Bulu Tangkis di Olimpiade Tokyo.

Kemenangan Ganda Putri di cabang olahraga bulu tangkis mendapatkan berbagai respon positif dari berbagai kalangan, Termasuk Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta Ma’mun Murod.

Read More

Selain seorang akademisi Rektor UMJ juga mempunyai hobbi Olahraga khususnya Cabang Olahraga Sepakbola dan Bulu Tangkis. Selama ini kita ketahui bahwa Rektor UMJ memiliki perhatian kepada para atlit khususnya Cabang Olahraga Sepakbola dan Bulu Tangkis. Kemenangan Greysia dan Apriyani mendapatkan apresiasi dan tawaran beasiswa dari Rektor UMJ sebagai bentuk dedikasi dan perhatian terhadap para atlit.

Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta Ma’mun Murod

Diketahui, seperti dalam catatan Indonesia Public Policy Assembly Ma’mun Murod merupakan rektor UMJ, yang juga hobi olahraga, terutama cabang olahraga Sepak Bola dan Bulu Tangkis..

Meski begitu, Torang sebagai Koordinator IPPA itu juga menilai, dirinya tidak terlalu menaruh rasa simpati kepada pemerintah, terutama pada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang terkesan, hanya memberikan apresiasi secara formalitas.

Disisi lain IPPA menyoroti peran dari kemenpora dan kemendikbud yang hanya sebatas formalitas saja melihat atlet anak negeri bisa meraih prestasi gemilang di kancah dunia.

“Selama ini kemenpora dan kemendikbud hanya bersikap formalitas saja terhadap para atlit dan tidak ada apresiasi apapun yang membangun. belum lama ini kami menyoroti ketidak perdulian kempora serta kemendikbud terhadap karya dan prestasi anak negeri. Kami melihat selama ini banyak sekali atlet yang terlupakan yang di sebabkan kurangnya rasa peduli dan perhatian dari pemerintah”. Pungkas Torang

IPPA menyayangkan sikap pemerintah yang begitu apatis khusunya para atlet yang telah pensiun. Masa depan dan karir para atlit yang pernah mengharumkan nama Indonesia terputus begitu saja tanpa ada solusi.

“Ke depan IPPA meminta kepada Pemerintah untuk lebih memperhatikan pendidikan dan masa depan para atlit yang telah mengharumkan nama Indonesia di kanca internasional,”  tutupnya. (Irfan Pulungan)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *