Erick Thohir Sambangi Padepokan Pitulung Sedulur Congkok Indonesia di Cengkareng

Ketua Umum Astrabi, Yusron Sjarief (kiri) dan Menteri BUMN Erick Thohir.

Media Analis Indonesia, Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyambangi komunitas main pukulan (silat) Betawi di Padepokan Pitulung Sedulur Congkok Indonesia (PPSCI) dan masyarakat di Kelurahan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Jumat (14/5/2022).

Kehadiran Erick Thohir atau biasa disapa Bang Etho ini disambut musik rebana dan atraksi silat palang pintu, tarian Lenggang Nyai serta pertujukan pencak silat oleh para murid perguruan PPSCI.

Read More

Ketua PPSCI yang juga selaku Sekretaris Umum Asosiasi Pencak Silat Tradisi Betawi Indonesia (ASTRABI), Abah Bachtiar menjelaskan, keberadaan PPSCI telah menjadi wadah aktivitas positif bagi pemuda dan anak-anak di lingkungannya.

“Ini terbukti di lingkungan PPSCI tidak ada pemudanya yang terlibat narkoba atau ikut dalam aksi tawuran,” ucapnya.

Sementara itu Ketua Umum Astrabi, Yusron Sjarief menekankan pentingnya pembinaan perguruan-perguruan Pencak Silat tradisional yang ada.

“Sebagai Warisan Budaya Tak Benda Dunia asal Indonesia, eksitensi dan pengembangan Pencak Silat tidak bisa hanya diserahkan kepada para pemangku atau pelakunya belaka. Masyarakat dan utamanya pemerintah harus lebih serius lagi memperhatikan dan membina budaya asli Indonesia yang satu ini,” jelas Yusron.

Senada dengan Yusron, Erick Tohir juga mengungkapkan, bahwasanya ketetapan Unesco yang menjadikan pencak silat sebagai Warisan Budaya Tak Benda Dunia asal Indonesia, pembinaan untuk pengembangan Pencak Silat menjadi sebuah keharusan. “Bangsa yang tidak peduli dengan budayanya akan menjadi bangsa yang lemah dan keropos,” ujar Erick.

Sementara itu dalam dialog dengan masyarakat yang hadir, Menteri BUMN ini juga kembali mengingatkan agar ibu-ibu yang berdagang ikut program Mekar. Program bantuan permodalan dari Kementerian BUMN yang meringankan kaum ibu yang bergelut mencari nafkah sehari-hari.

“Program ini harus tetap ada meski kelak saya sudah tidak lagi menjadi menteri BUMN,” terang Erick Thohir.

Dirinya hadir di tengah masyarakat bersama “Jakarta Bergerak” Yayasan Erick Thohir, Ia juga menyumbangkan 20 mesin foging untuk dibagikan ke tiap-tiap RT di Kelurahan Kapuk Jakarta Barat. (*/hel)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *