Bang Pitung Resmi Jadi Nama Jalan Pengganti Jl. Kebayoran Lama

Pemasangan tiang plang Jl. Bang Pitung di pertigaan lampu merah Rawa Belong, Jakarta Barat.

Media Analis Indonesia, Jakarta – Si Pitung jago silat Betawi merupakan cerita rakyat yang hingga kini dipercaya bukan hanya sekadar cerita saja, tetapi cerita ini berangkat dari kisah nyata yang terus melegenda hingga kini.

Dalam rangka Hajatan Jakarta ( HUT Jakarta) ke 495, Pemprov DKI melalui Suku Dinas Bina marga Jakarta melakukan pemasangan plang nama jalan yang baru di beberapa titik Ibu Kota, salah satunya di kawasan Rawa Belong, Jakarta Barat.

Read More

Pada Minggu (19/6/2022) telah resmi di tancapkan sebuah tiang papan plang nama baru yakni jalan Bang Pitung, sebagai pengganti nama Jalan Kebayoran Lama.

Di mulai dari batas pertigaan lampu merah Rawa Belong sampai dengan lampu merah RS Medika Permata Hijau.

Hadir sejumlah Tokoh Ormas seperti Bang Ikhsan dari Forkabi, Bang Oji dari Bang Japar, Tokoh pemuka agama ada Ustadz Ahmad Ziad serta Ustadz Muhammad Rifki.

Dari pegiat silat Rawa Belong hadir diantaranya Bang Bahtiar, Bang Manaf, Bang Khotib, Bang Adi serta Bang H. Muhammad Sidik.

Para tokoh tersebut senada menyampaikan pendapatnya, “bahwa kita semua sangat mengapresiasi kebijakan Gubernur DKI Anies Baswedan yang telah memberikan penghargaan kepada para tokoh juga seniman Betawi untuk di abadikan sebagai nama jalan. Kami atas nama Warga Rawa Belong mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada bapak Gubernur DKI Jakarta,atas pemberian nama jalan Bang Pitung di Rawa Belong ini,” ucap semua tokoh dalam sambutannya.

Seperti kita ketahui sebelumnya, sejumlah tokoh dan seniman Betawi, seperti Nuri Surinuri alias Mpok Nori hingga Muhammad Bokir alias Haji Bokir, diabadikan oleh Pemerintah Kota Jakarta Timur (Pemkot Jaktim) sebagai nama jalan di wilayah tersebut.
Semua ini nantinya akan diresmikan secara berbarengan oleh Gubernur DKI, Anis Baswedan pada hari Senin (20/6/2022) yang berlangsung di Kampung Budaya Betawi Setu Babakan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya pernah menyatakan, dirinya akan menyikapi secara serius usulan perubahan nama jalan dengan menggunakan nama tokoh Betawi, hal ini diungkapkan dalam webinar Perubahan Nama Jalan di Provinsi DKI Jakarta yang bertemakan ‘Meneguhkan Provinsi DKI Jakarta sebagai Pusat Perjuangan serta Kejayaan Bangsa dan Negara’, pada Kamis (28/10/2021) yang lalu.

Menurut Anies Baswedan Usulan tersebut layak dipertimbangkan secara serius dari segala konteks, ia menyebut bahwa semua itu perlu dipertimbangkan kembali

“Usulan itu layak dipertimbangkan, sebab budaya Betawi merupakan salah satu unsur masyarakat yang memfasilitasi peristiwa penting dalam perjalanan bangsa dan negara Indonesia di Jakarta,” kata Anies

“Masyarakat Betawi ini memfasilitasi terjadinya proses persenyawaan antar unsur berbagai bangsa yang terjadi di kota ini,” tambahnya

Meski begitu, Anies mengingatkan adanya unsur historis yang juga perlu dipertimbangkan dalam perubahan nama jalan tersebut.

Akhirnya pada tahun ini bertepatan dengan Hajatan Jakarta ( HUT) ke 495, sejumlah nama jalan baru yang di usulkan dapat terealisasi.

Sementara itu di kawasan Rawa Belong sendiri terdapat dua nama jalan yang di ganti, selain jalan Bang Pitung menggantikan jalan Kebayoran Lama, Juga ada jalan Sheikh Abdul Karim Bin Asfan, pengganti jalan Madrasah 2 Sukabumi Utara, Jakarta Barat. (Hel)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *