Kapolsek dan Kanitreskrim Polsek Penjaringan Diperiksa Polda Metro Jaya

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran (kiri) berjabat tangan dengan salah satu Polwan yang dilantik sebagai Kapolsek dalam upacara pelantikan di Polda Metro Jaya, Selasa (24/5/2022).

Media Analis Indonesia, Jakarta – Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Fadil Imran membenarkan kabar pemeriksaan terhadap Kapolsek Metro Penjaringan Komisaris Polisi Ratna Quratul Ainy dan Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Metro Penjaringan Ajun Komisaris Polisi Muhammad Fajar.

Fadil Imran mengatakan, pemeriksaan terhadap Ratna dan Fajar berkaitan dengan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh anggota Polsek Metro Penjaringan.

Read More

“Kapolsek Penjaringan sedang diperiksa atas penyalahgunaan wewenang anggotanya,” kata Fadil kepada wartawan di Jakarta, Rabu (31/8/2022).

Fadil menepis kabar yang beredar bahwa pemeriksaan itu terkait penanganan kasus narkoba. Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari proses pembenahan dan perbaikan.

“Tidak benar karena kasus narkoba. Ini bagian dari proses pembenahan dan perbaikan,” ujar Fadil.

Komisaris Polisi (Kompol) Ratna Quratul Ainy merupakan peraih Adhi Makayasa (penghargaan lulusan terbaik) saat lulus dari Akademi Kepolisian (Akpol) pada 2006.

Sejak 24 Mei 2022, Ratna mengemban amanat sebagai Kapolsek Metro Penjaringan pada Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara.

Sebelumnya, perempuan kelahiran 10 Mei 1985 ini menjabat sebagai Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat.

Sedangkan Ajun Komisaris Polisi (AKP) M Fajar pernah menjabat sebagai Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Kepolisian Sektor Metro Kelapa Gading pada Maret 2021.

Ketika itu, Fajar mengatakan antisipasi dini terhadap narkoba melalui tes urine perlu dilakukan dalam rangka pembinaan anggota.

“Alhamdulillah, ternyata semua anggota yang dites hasilnya negatif,” kata Fajar saat itu. (*/Sml)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *