Presma UTU Ajak Mahasiswa Demonstrasi dengan Tertib dan Santun

Media Analis Indonesia, Meulaboh – Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Teuku Umar (UTU) mengajak mahasiswa lakukan aksi unjuk rasa dengan santun dan damai.

Hal tersebut disampaikannya Presma UTU Wahyu Nurdin kepada wartawan melalui pesan tertulis pada Rabu (21/9/2022).

Read More

Kebebasan berbicara dimuka umum mengacu pada sebuah hak untuk berbicara secara bebas tanpa adanya tindakan sensor atau pembatasan.
Serta di lindungi Undang-undang. Tetapi tidak dengan tindakan anarkis dan ujaran kebencian.

“Menyampaikan pendapat dimuka umum dilindungi oleh undang-undang seperti yang disebutkan Pasal 28E ayat (3) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menyatakan setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat,” ujarnya.

Wahyu menjelaskan sebagai kaum yang terdidik mahasiswa harus mampu berinteraksi dengan sopan dan santun. Dalam sebuah aksi mahasiswa menjadi jembatan penyambung lidah rakyat. Problematika dan pesan tersebut harus sampai dengan tuntas diperjuangkan melalui representasi terdidik dan tertib.

“Sebagai agent of change dan agent of control harus mampu mengekspresikan pesan-pesan secara intelektual. Demontrasi tujuannya sebagai bentuk protes terhadap masalah- masalah yang terjadi, BBM naik, kesengajaan sosial dimana mana, kemiskinan meningkat. Hal tersebut di protes melalui aksi demonstrasi untuk adanya perubahan,” jelas mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UTU tersebut.

Wahyu melanjutkan. Namun aksi Demonstrasi jangan sampai adanya provokasi serta tindakan anarkis yang menyebabkan kerusakan.

Lebih lanjut Wahyu menghimbau agar dalam setiap aksi demonstrasi jangan melibatkan pelajar.

“Saya himbau kawan-kawan agar dalam aksi demonstrasi kedepan jangan libatkan pelajar,” tutupnya. (hs)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.