Ditutup Hari Ini, Bulan Dana PMI Jakbar 2022 Lampaui Target Rp6 Miliar

Media Analis Indonesia, Jakarta – Secara resmi, pelaksanaan Bulan Dana PMI Kota Jakarta Barat (PMI JB) yang
berlangsung sejak Juli hingga September 2022 ditutup dengan sebuah seremoni sederhana namun khidmat, pada Selasa (11/10/2022) di Kompleks Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Kecamatan Kembangan.

Hadir pada kesempatan itu, Wali Kota Jakarta Barat Yani Wahyu Purwoko dan segenap jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat. Wali Kota mengucapkan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah menjadi donatur selama Bulan Dana PMI di wilayah Kota Jakarta Barat khususnya.

Read More

“Kami juga bersyukur capaiannya berhasil melampaui taget yang ditetapkan,” tegas Yani.

Diketahui, untuk Bulan Dana PMI Jakarta Barat tahun 2022, kepanitiaan yang dipimpin oleh Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Barat yang juga Plt. Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, menetapkan target Rp6 miliar. Ternyata selama tiga bulan pelaksanaan Bulan Dana,
berhasil terkumpul donasi sebesar Rp6.601.576.941. Pencapaian itu berarti juga peningkatan sekitar Rp1,3 miliar dibandingkan dengan pencapaian tahun sebelumnya yang tercatat Rp5,3 miliar.

Di tengah keberhasilan itu, Yani Wahyu Purwoko berpesan kepada Pengurus PMI Kota Jakarta Barat agar dapat mengelola donasi masyarakat itu dengan sebaik-baiknya, sebijak-bijaknya, dan seteliti-telitinya, serta mengutamakan kepentingan kemanusiaan dan kemasyarakatan. Seperti penanggulangan bencana, pelayanan kesehatan, dapur umum, dan donor darah, sehingga kehadiran PMI dirasakan langsung oleh masyarakat.

Secara khusus Wali Kota berharap, PMI Kota Jakarta Barat dapat memanfaatkan donasi tersebut untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) PMI yang saat ini ada, khususnya generasi muda yang tergabung dalam Palang Merah Remaja (PMR) yang tersebar di sekolah-sekolah di seantero Jakarta Barat.

Sementara itu, Ketua Panitia Bulan Dana PMI Tingkat Kota Adminstrasi Jakarta Barat, Iin Mutmainnah
menyampaikan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu
pelaksanaan Bulan Dana.

“Mulai jajaran pemerintah kota, baik di tingkat Kecamatan, Kelurahan, hingga
ke RT/RW. Suku Dinas di wilayah Kota Administrasi Jakarta Barat, dunia pendidikan, dunia usaha, dan
pihak-pihak lain baik institusi maupun perorangan yang tidak dapat saya sebutkan satu per satu,” tutur Iin sumringah.

Plt. Wakil Wali Kota Jakara Barat itu menambahkan, suksesnya Bulan Dana PMI Jakara Barat tahun 2022
ini tidak lepas dari kuatnya dukungan Wali Kota Administrasi Jakarta Barat, serta semangat, soliditas, dan sinergitas semua pemangku kepentingan terkait.

Kolaborasi yang sudah baik ini diharapkan dapat dipertahankan dan ditingkatkan ke depan.

Ucapan terima kasih dan apresiasi kepada semua lapisan masyarakat juga disampaikan oleh Ketua PMI Kota Jakarta Barat, Beky Mardani. Beky berjanji akan mendorong seluruh Pengurus, Staf, dan relawan PMI Kota Jakarta Barat untuk mengerahkan segenap tenaga dan pikiran, agar donasi masyarakat dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya demi kepentingan sosial dan kemanusiaan.

“Kami juga berjanji mengedepankan prinsip-prinisip keterbukaan dan akuntabilitas dalam pemanfaatan
donasi. Karena kami menyadari, ini amanah dan kepercayaan yang luar biasa. PMI ada dan besar karena
masyarakat, karena itu donasi yang terkumpul akan kami kembalikan manfaatnya kepada mansyarakat
lewat kegiatan-kegiatan yang terprogram dengan baik,” urai Beky.

Beky juga meluruskan pemberitaan soal angka pencapaian Bulan Dana PMI Jakarta Barat di beberapa media yang dianggapnya kurang tepat. Ada media yang mempertanyakan adanya perbedaan jumlah pencapaian yang terekam di moke-up saat penutupan Bulan Dana di PMI DKI Jakarta (tertulis Rp6.068.118,906) dengan catatan pencapaian final di PMI Jakarta Barat (tercatat Rp6.601.576,941).
Seperti diketahui, seremoni penutupan Bulan Dana PMI untuk tingkat DKI Jakarta dilakukan pada 4 Oktober 2022 lalu, bertempat di markas PMI DKI Jakarta, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat.

“Perbedaan angka itu semata karena adanya miskomunikasi, sehingga angka yang tertulis di moke-up PMI DKI terjadi
kesalahan. Tak ada sebab dan alasan lain. Pencapaian final dan riilnya ya yang itu, Rp6.601.576,941,” tegas Beky. (*/hel)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *